STRATEGI BERTAHAN HOME INDUSTRY KOPYAH ABU IMAM PASURUAN
Abstract
Persaingan dalam dunia bisnis tidak bisa dihindari, maka dari itu jika ingin terjun ke dalam dunia
bisnis dibutuhkan persiapan diri atau strategi bertahan untuk menghadapi para pesaing bisnis lainnya.
strategi bertahan merupakan beberapa cara yang digunakan oleh seseorang, atau sekolompok orang
untuk mempertahankan eksistensi kediriannya yang bernilai atau dianggap bernilai, baik yang bersifat
material maupun non material (Haviland:36). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan kualitatif. Menurut Lex J Moleong (2013). Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang
bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang suatu fenomena didalam suatu
masyarakat tanpa menggunakan proses pengukuran dan perhitungan. Metode pengumpulan data yang
dilakukan dalam penelitian ini diantaranya observasi atau pengamatan, wawancara dengan informan
kunci, dan dokumentasi yang mendukung proses penelitian. Teknik analisis data yang dilakukan
dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis, dapat dilihat
bahwa strategi bertahan terbaik yang harus dilakukan saat ini adalah menerapkan strategi SO (strength
opportunities). Strategi ini dilakukan untuk memanfaatkan kekuatan perusahaan guna menangkap
peluang yang dimiliki perusahaan. Menggunakan media promosi yang tepat sasaran yaitu media
promosi dengan jaringan internet karena media promosi dengan jaringan internet sangat tepat
digunakan pada era modern, konsumen dapat mengakses permintaannya dengan mudah dan fleksibel
karena dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Peneliti berharap agar pengusaha lebih
memperhatikan permasalahan persaingan dan hambatan pada home industry agar dapat bersaing
dengan industry besar.




LAN TABUR Jurnal Ekonomi Syariah